Posts Tagged ‘hapsoro’

Jan 08

Antara Ciliwung, Hapsoro dan Mancing

Posted by Dede M Yusuf in Lingkungan

ciliwungGa ada hubunganya sama sekali kalo belum membaca isi blog ini. aku juga yang udah buat blog ini harus baca 2 kali untuk memahami hubungan antara Ciliwung, Hapsoro dan Mancing.

Ceritanya gini, Semalem (23 Desember 2008 pukul 21.30an WIB) sewaktu habis mengantar pujaan hati dari Tajur aku diketemukan oleh seorang Hapsoro yang sedang ngumpul bareng bersama kawan-kawan di T-port Telapak. Ternyata mereka sedang membicarakan masalah yang sangat serius, walaupun sedikit naif menurut gua. Tapi bagus koq, beneran …

Bapak Hapsoro menginginkan bahwa sungai yang selama ini digunakannya selama ini sebagai hobi memancing, agar bersih kembali seperti dahulu. Wah … wah sunguh mulia sekali pemikirannya itu. Namun masih perlu disadari bahwa sungai kita yang terkenal itu sudah semakin “hancur” akibat ulah manusia itu sendiri. Banyak “Tahi” dimana-mana dan begitu juga sampahnya yang menggunung ditepian sungai ciliwung. Saya menyebut “Tahi” untuk sinonim manusia-manuisa yang tidak bertanggungjawab terhadap dirinya dan lingkungannya sendiri.

Begitu juga dengan Hari yang begitu berambisi untuk ikut membersihkan sungai ciliwung walau ada agenda lain dibelakangnya. Kenapa engga, wong sampahya sangat berguna bagi dia yang memang bergelut dengan barang bekas yang layak jual. Sosial sih sosial namun kalo bisa ada sesuatu yang menjual kenapa ga dimasukkan unsur bisnis didalamnya. Ternyata hari ini merupakan salah satu orang yang jenius dibidangnya lhoo.

Apa yang bisa kita bantu? apa yang bisa gua bantu? hmmmmh … menurut gua sih yang bisa kita bantu adalah aksi langsung ke jalannya. jangan cuma berkoar doank … Gua ga perlu ditanya lagi kalo dipanggil untuk membersihkan sungai ciliwung, ya kalo iseng juga disisi jalan ada sampah tinggal turun dari motor terus bersih sampah seadanya, sebisanya … cukup nyata khan tindakan seperti itu. Ga perlu muluk-muluk ga mesti malu-malu ngapain juga! Kalo pas lagi ondangan baju batik celana bahan sepatu pantopel terus ngeliat sampah di sungai, kenapa engga langsung aja dipungut dan diselamatkan! Bukannya dengan demikian akan semakin merenyuh perasaan orang yang melihatnya dan akan semakin “aware” dengan tindakan spontan seperti itu. Gak perlu persiapan, baju lusuh, celana pendek bla … bla… bla.. yang ada aja. gak perlu takut kotor toh masih bisa dicuci. sungai ciliwung pun begitu, beliau ga takut dikotori karena berharap manusia-manusia bogor yang akan membersihkan untuknya.

Semanget banget sih gua! padahal baru bebarapa kali aja bersihin yang kayak gituan. ya lumayanlah sambil ngelewat rumah pacar di tajur. Yang penting ada yang ngeliat soalnya kalo ga ada yang ngeliat percuma donk! orang lain ga akan melakukan hal yang sama dengan kita. Bukannya kita butuh publikasi, tapi ya minimal orang ngeliat kita, terus dengan besar hati ikut membantu membersihkan sungai ciliwung kita yang dulunya indah.

Itulah tujuannya! ya menurut gua sih … kita bisa koq membersihkan sungai ciliwung, kenapa engga?!